Irfansiswanto's Blogspot

Just another WordPress.com weblog

ROH KUDUS BUKANLAH PRIBADI ALLAH MELAINKAN TENAGA AKTIF ALLAH

BAB I LATAR BELAKANG

            Pada abad ke-20 ini perdebatan tentang Roh Kudus sering muncul di kalangan orang Kristen. Sebagai akibatnya, ada yang ragu-ragu untuk membahas pokok ini, karena takut mengakibatkan pertikaian. Yakub S. Susabda tidak memungkiri akan hal ini, dia mengatakan di dalam bukunya Mengenal dan Bergaul dengan Allah bahwa perdebatan sekitar Roh Kudus adalah sekitar kepribadian-Nya dan sejak mula banyak teolog meragukan Roh Kudus dapat disebut sebagai satu Pribadi Allah (2002, hal. 209).

            Di dalam paper ini, saya akan membahas salah satu ajaran yang meragukan kepribadian Roh Kudus yaitu ajaran Saksi Jehova yang mengatakan bahwa Roh Kudus itu bukanlah Pribadi Allah melainkan hanya sebagai tenaga aktif Allah Bapa (Abraham, 2009). Di dalam paper ini, saya akan menjelaskan beberapa argumentasi beserta alasannya dari Saksi Jehova tentang Roh Kudus bukanlah Pribadi Allah dan bagaimana tanggapan saya terhadap pandangan ini berdasarkan pemahaman Alkitab.

            Patut diketahui, Saksi Yehova didirikan oleh Charles Taze Russel (1852-1916) yang semula adalah anggota gereja Presbiterian, kemudian terpengaruh ajaran Christadelphian dan menganut paham Unitarianisme (pandangan Arius dari abad ke-4), yang menolak Trinitas Allah (Jehovah’s Witnesses, 2013). Christadelphian sendiri mengajarkan bahwa The Holy Spirit is God’s power yang artinya Roh Kudus adalah tenaga/ kuasa Allah (Christadelphians) sedangkan pandangan Arius meyakini bahwa Allah Bapa memiliki natur yang lebih tinggi daripada Allah Anak dan Roh Kudus (Susabda, 2002, hal. 205). Milliard J. Erickson lebih jelas menjelaskan kesalahan pandangan Arius di dalam bukunya Teologi Kristen (2004, hal. 15-16)

Selain itu, sebuah persoalan sebuah persoalan muncul juga mengenai apa yang dinyatakan Alkitab tentang sifat pelayanan Roh Kudus dalam hubungannya dengan Bapa dan Anak. Dewasa ini, Roh Kudus melayani Bapa dan Anak, melaksanakan kehendak Mereka (yang tentu saja juga merupakan kehendak-Nya). Dalam hal ini kita diingatkan kembali akan pelayanan Sang Anak di bumi, ketika fungsi-Nya lebih rendah dari Sang Bapa. Fungsi yang untuk sementara waktu lebih rendah ini – fungsi Anak ketika melayani di atas bumi dan Roh Kudus pada masa kini – janganlah membuat kita berkesimpulan bahwa hakikat mereka juga lebih rendah seperti itu. Sekalipun demikian banyak diantara kita sering kali memiliki teologi yang tidak resmi, yang memandang Roh Kudus sebagai berhakikat lebih rendah daripada Bapa dan Anak. Kesalahan ini sama dengan kesalahan yang dibuat oleh golongan Arianisme.

            Dari penjelasan diatas, saya dapat menyimpulkan bahwa kesalahan ajaran dari Saksi Jehova dikarenakan oleh ketidakbenaran kepercayaan yang diyakini oleh pendirinya yaitu Charles Taze Russel. Charles Russel mempercayai ajaran yang benar-benar tidak bertolak belakang dengan ajaran Alkitab sehingga menghasilkan ajaran yang salah juga. Jadi sangat tidak mengherankan jikalau Saksi Jehova akan menyakini ajaran yang bertentangan dengan Alkitab.

            Kesalahan dari ajaran Saksi Jehova juga disebabkan oleh penafsiran mereka yang salah terhadap Alkitab. Seperti yang dituliskan oleh Rubin Adi Abraham di dalam website resmi asosiasi pendidikan bethel (http://www.apb.or.id) mengatakan bahwa Charles Taze Russel tidak mengerti bahasa Ibrani, Yunani dan Latin tetapi dia mengajarkan pendalaman Alkitab di dalam kelompoknya dan juga menafsirkan Alkitab. Bisa dibayangkan bagaimana tidak menyimpang ajaran Saksi Jehova dari ajaran Alkitab, Alkitab mereka diterjemahkan oleh orang tidak mengerti bahasa asli Alkitab.

 

BAB II ISI

Argumentasi Saksi Jehova

Argumentasi dari Saksi Jehova ini saya kutip dari Artikel Budi Asali yang ada di website http:// golgothaministry.com.

1)      Kejadian 1:2 “Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air

Saksi Jehova mengatakan : “Di dalam Kej 1:2 kata yang dipakai untuk kata Roh adalah RUAKH. Kata ini diterjemahkan menjadi ‘hembusan /ledakan, nafas, angin sepoi-sepoi, angin badai / ribut, angin, tenaga aktif, maupun sebagai ‘roh’.Jadi menurut Saksi Jehova isi dari Kej 1:2 adalah “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong dan kegelapan ada di atas permukaan air yang dalam, dan tenaga aktif Allah bergerak kesana kemari di atas permukaan air.”

2)      Bil 11:17,25“Maka Aku akan turun dan berbicara dengan engkau di sana, lalu Sebagian dari Roh yang hinggap padamu itu akan Kuambil dan Kutaruh atas mereka, maka mereka bersama-sama dengan engkau akan memikul tanggung jawab atas bangsa itu, jadi tidak usah lagi engkau seorang diri memikulnya. … Lalu turunlah Tuhan dalam awan dan berbicara kepada Musa, kemudian diambil-Nya Sebagian dari Roh yang hinggap padanya, dan ditaruh-Nya atas ketujuh puluh tua-tua itu; ketika Roh itu hinggap pada mereka, kepenuhanlah mereka seperti nabi, tetapi sesudah itu tidak lagi”.

Saksi Yehova mengatakan : bahwa tidak mungkin seorang pribadi dibagi-bagi, dan karena itu jelas bahwa Roh Kudus bukan seorang pribadi, tetapi hanya merupakan tenaga / kuasa dari Allah.

3)      Luk 5:17 – “Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit”.

Saksi-Saksi Yehuwa mengatakan: “Tenaga aktif dari Allah ini memungkinkan Yesus untuk menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati”

4)      Allah tidak maha ada; Roh Kudus-Nya / tenaga aktif-Nyalah yang maha ada.

Saksi-Saksi Yehuwa mengatakan: “Suatu pusat pembangkit tenaga listrik terdapat di tempat tertentu di dalam atau dekat kota. Akan tetapi, listriknya dibagi-bagikan di seluruh daerah, untuk memberikan penerangan dan tenaga. Demikian pula halnya dengan Allah. Ia ada di surga. (Yes 57:15; Mazm 123:1) Namun, roh suci-Nya, yaitu tenaga aktif-Nya yang tidak kelihatan, dapat dirasakan di mana-mana, di seluruh alam semesta. Melalui roh suci-Nya Allah menciptakan langit, bumi dan semua benda-benda hidup. (Mazm 33:6; Kej 1:2; Maz 104:30). Untuk menciptakan semuanya ini, Allah tidak perlu hadir dengan tubuh-Nya. Ia dapat mengirim roh-Nya, tenaga aktif-Nya, untuk melakukan apa pun yang Ia inginkan meskipun Ia berada di tempat yang jauh.”

Tanggapan Saya

            Saya sangat tidak setuju dengan ajaran dari Saksi Jehova yang mengatakan Roh Kudus bukanlah Pribadi Allah melainkan hanya sebagai tenaga aktif Allah. Alkitab dengan sangat jelas mengajarkan bahwa Roh Kudus adalah pribadi seperti yang dikatakan oleh Charles Hodge di dalam bukunya Systematic Theology The Scriptures clearly teach that He is a person. Personality includes intellegence, will, and individual subsistence (2003, hal. 523) yang artinya Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa Roh Kudus adalah seorang pribadi. Roh Kudus memiliki pikiran, perasaan, dan kehendak yaitu seluruh keutuhan sebagai satu pribadi.

            R.C. Sproul di dalam bukunya Dasar-dasar Kebenaran Iman Kristen menuliskan dengan jelas bahwa Roh Kudus adalah suatu pribadi Allah dan sudah sepatutnya kita sebagai orang Kristen menyembah-Nya (2005, hal. 148).

Akhirnya, Alkitab berbicara tentang penampilan Roh Kudus pada waktu menjalankan tugas-Nya, dimana ini menunjukkan bahwa hanya suatu pribadi yang dapat melakukannya. Roh Kudus menghibur, membimbing, dan mengajar orang pilihan (Lihat Yohanes 16). Aktivitas-aktivitas ini dilakukan dengan cara yang harus dikerjakan dengan memakai akal budi, kehendak, perasaan, dan kuasa. Dia menyelidiki, memilih, menyatakan, menghibur, menyakinkan, dan menghapuskan. Hanya suatu pribadi yang dapat melakukan ini.

Tanggapan orang Kristen bukan hanya sekedar suatu pengakuan bahwa Dia ada, tetapi orang Kristen harus menaati, mencintai, dan menyembah Roh Kudus, sebagai Pribadi Ketiga dari Allah Tritunggal.

            Sebagai satu pribadi, Roh Kudus mempunyai mind atau pikiran (Roma 8:27). Ia mengenal dan menyelidiki hal-hal yang tersembunyi dan rahasia-rahasia ilahi (Yes 11:2, I Kor 2:10-11, Ef 1:17). Ia dapat mengajar mengajar orang-orang percaya ( I Kor 2:13). Sebagai satu pribadi Ia mempunyai emosi dan perasaan, sehingga Ia dapat mengasihi (Roma 15:30), dan dapat diduka-citakan (Ef 4:30). Sebagai satu pribadi Ia mempunyai will atau kehendak (Kis 16:6-11, I Kor 12:11). Alkitab bahkan menyaksikan bahwa sebagai satu pribadi, Ia berinteraksi dengan manusia. Ia mengajar (Yoh 14:26), memberi kesaksian (Yoh 15:26, Roma 8:16), membimbing (Roma 8:14), meyakinkan tentang dosa, kebenaran, dan hukuman (Yoh 16:7-8), meninggalkan manusia (Kej 6:3, I Sam 28:16), memerintah dan mengarahkan (Kis 8:29), melakukan keajaiban-keajaiban (Kis 8:39), memanggil dan memilih (Kis 13:2), mengutus (Kis 13:4), menolong permintaan doa (Rom 8:26-27), berkata-kata dan memerintah (Kis 10 :19-21), dapat dibohongi (Kis 5:3), dapat ditolak, ditentang, bahkan dihujat (Mat 12:31, Kis 7:51).

            Roh Kudus adalah satu pribadi Allah yang disebut “Penolong Lain” dan “Roh Penghibur” yang akan menyertai orang percaya. Ia diutus oleh Bapa dalam nama Yesus. Ia bukan Yesus Kristus, oleh sebab itu peran-Nya adalah datang untuk menggantikan dan meneruskan apa yang sudah dikerjakan oleh Yesus Kristus. Yesus berkata, “…Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu (Yoh 16:7).” Dia mempunyai peran yang lain daripada Anak Allah. Oleh sebab itu, meskipun Allah itu Esa, Alkitab tidak pernah menyaksikan bahwa Roh Kudus dilahirkan, berinkarnasi menjadi manusia, menderita, mati di kayu salib untuk menggantikan orang berdosa, dan menebus dosa manusia. Sebagai pribadi yang lain, Roh Kudus turun atas Yesus dalam wujud merpati pada saat Yesus dibaptiskan (Luk 3:22). Agustinus menyimpulkan bahwa melalui peristiwa ini, sulit untuk mengatakan bahwa didalam diri Allah hanya terdapat satu pribadi (Agustinus, 1988, dalam Susabda, 2002, hal. 210).

 

BAB III KESIMPULAN

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan :

1)      Ajaran Saksi Jehova yang mengatakan bahwa Roh Kudus bukanlah pribadi Allah melainkan tenaga aktif Allah adalah ajaran yang salah karena tidak sesuai dengan ajaran Alkitab yang dengan begitu jelas mengajarkan bahwa Roh Kudus memiliki pikiran, perasaan, dan kehendak yaitu seluruh keutuhan sebagai satu pribadi.

2)      Kesalahan dari ajaran Saksi Jehova disebabkan dari ketidakbenaran kepercayaan yang diyakini oleh Charles Taze Russel sebagai pendiri Saksi Jehova dan kesalahan penafsiran Charles Russel terhadap Alkitab, Firman Allah.

3)      Orang Kristen sudah seharusnya mencintai, menaati, dan menyembah Roh Kudus sebagai pribadi ketiga Allah Tritunggal.

4)      Pribadi dan karya Roh Kudus tidak bisa dipisahkan dari pribadi dan karya Allah Bapa dan Anak. Diantara ketiga pribadi Allah Trintunggal tidak ada yang lebih tinggi, semuanya adalah setara dan sama.

 

DAFTAR PUSTAKA

Abraham, A. R. (2009, Agustus 9). Asosiasi Pendidikan Bethel. Dipetik Maret 25, 2013, dari Gereja Bethel Indonesia: http://www.apb.or.id/?p=226

Asali, B. (t.thn.). Golgotha Ministry. Dipetik Maret 15, 2013, dari Golgotha Ministry Web site: http://www.golgothaministry.org/saksiyehova2/saksiyehovah2_05.htm

Christadelphians. (t.thn.). Christadelphians – Bible Believing People. Dipetik Maret 16, 2013, dari Christadelphians Web site: http://www.christadelphian.org.uk/

Erickson, J. M. (2004). Teologi Kristen. Malang: Gandum Mas.

Hadge, C. (2003). Systematic Theology. USA: Hendrickson Publishers, Inc.

Jehovah’s Witnesses. (2013). OFFICIAL WEBSITE OF JEHOVAH’S WITNESSES. Dipetik Maret 25, 2013, dari JW.ORG: http://www.jw.org/en/jehovahs-witnesses/faq/founder/

Sproul, C. R. (2005). Dasar-dasar Kebenaran Iman Kristen. Malang: SAAT.

Susabda, B. Y. (2002). Mengenal dan Bergaul dengan Allah. Batam: Gospel Press.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 3, 2014 by .
%d bloggers like this: